Assalamualaikum...
Apa kabar teman-teman semua,kali ini saya Cipta Riang Sari akan memposting artikel terbaru yang dimana akan membahas tentang Mahasiswa Sebagai Pahlawan Devisa nah buat para mahasiswa pasti sangat bermanfaat jika membaca artikel ini.Langsung aja baca artikelnya.. :D.
Mahasiswa sebagai masyarakat intelektual dan sekaligus sebagai warga Negara tentu saja memiliki tugas dan tanggung jawab yang tidak ringan. Sebab, idealnya mahasiswa dituntut bukan hanya untuk cerdas dalam belajar,tetapi lebih dari pada itu juga harus kritis terhadap kenyataan sosial yang ada
Mahasiswa adalah seorang calon pemimpin bangsa, yang dipersiapkan dengan berbagai macam keahlian ilmu mengenai upaya-upaya dalam proses perubahan, pembangunan dan kemajuan, bahkan mahasiswa merupakan ujung tombak suatu pergerakan dimata masyarakat. Dengan aksi kritis dan akademisnya lewat kajian, demo turun kejalan dan lain sebagainya telah menjadikan mahasiswa sebagai agen perubahan, bahkan hampir semua perubahan yang terjadi dan hadir direpublik tercinta ini tidak lepas dari peran serta mahasiswa.
Berdasarkan pernyataan diatas dapat disimpulkan bahwa sebagai mahasiswa kita mempunyai peran ganda, pertama sebagai kaum terpelajar yang kedua sebagai anggota dari masyarakat.Oleh karena itu dengan sendirinya tanggung jawabnya juga menjadi lebih besar karena memainkan dua peran sekaligus. Mahasiswa mempunyai kekuatan dalam daya nalar dan keilmuannnya dalam menyelesaikan permasalahan bangsa.
Pahlawan Devisa adalah julukan yang biasanya diberikan bagi tenaga kerja Indonesia atau TKI yang mengadu nasib ke luar negeri. Namun kini bukan hanya TKI saja yang di sebut devisa, Mahasiswa juga sekarang di sebut sebagai pahlawan devisa. Terutama mahasiswa yang berasal dari perguruan teknologi informasi dan komunikasi. Kebanyakan mahasiswa sekarang lebih kreatif, terutama dari perguruan tinggi teknologi informasi. Melalui pengetahuan mereka, mereka mampu mencari uang dari internet, entah menjual jasa atau menjadi blogger mereka akan mendapat upah dan gaji.
Mahasiswa sebagai pahlawan devisa, telah membuktikan bahwa mahasiswa mampu untuk berbicara dan menunjukkan dirinya sebagai sebjek bisnis di masa kini. Kepribadian dan karakter berbisnis dapat ditumbuhkannya melalui bebrapa kegiatan yang bermanfaat. Peluang mahasiswa dalam berbisnis sangatlah tinggi, tetapi subjek bisnis mahasiswa harus memilki jiwa yang tangguh dan tak mudah putus asa.
- Tugas, tanggung jawab, dan peluang mahasiswa dalam bisnis
Seorang mahasiswa membutuhkan perjuangan yang besar, baik tenaga, pikiran dan materi. Ketika kita belum menjadi mahasiswa kita akan berpikir bahwa menjadi mahasiswa akan lebih santai. Tetapi coba kita bertanya kepada orang yang sedang dan sudah menjadi mahasiswa, apakah mereka sesantai yang kita pikirkan. Jawaban mereka pasti tidak sepikir dengan kita. Sebuah kenyataan bahwa ketika kita masih berada pada bangku SD, SMP, SMA guru yang mengejar kita untuk melengkapi tugas yang belum masuk, itupun kita kadangkala masih malas dan sampai lari ketika kita disuruh untuk mengumpulkan tugas. Berbanding terbalik dengan mahasiswa. Bukannya guru yang mengejar kita dan selalu mengingatkan kita tentang tugas yang harus kita kumpulkan, malahan kita yang mengejar dosen dan selalu mengontrol nilai yang kurang. Di perguruan tinggi kita di tuntut untuk menjadi seorang yang mandiri.
Didalam berorganisasi mahasiswa sering meluangkan waktunya untuk turut serta dalam kegiatan yang menyangkut kepentingan organisasinya ataupun untuk universitasnya. Mahasiswa menginginkan ada perubahan yang besar dalam segala aspek kehidupan. Ketika mereka memiliki aspirasi, keinginan yang mereka rasa bahwa itu harus tercapai mereka rela melakukan hal-hal apa saja. Seperti demo, mereka rela berhadapan dan beradu fisik dengan polisi demi mewujudkan aspirasi dan keinginan mereka. Apakah itu bukan suatu keegoisan?
Banyak orang khususnya mahasiswa yang tidak menyadari bahwa pola berfikir mereka keliru. Masyarakat pun banyak yang bekomentar bahwa mahasiswa sebagai orang yang terpelajar memiliki sikap yang anarkis ketika berdemo. Alangkah baikya kita meluangkan waktu dan tenaga kita dengan melakukan kegiatan atau pekerjaan yang baik dan benar, yang menghasilkan uang dan dapat membuka lapangan pekerjaan bagi orang lain. Salah satunya dengan berbisnis. Walaupun bisnisnya kecil-kecilan tapi selagi bisa menghasilkan keuntungan dan halal, kenapa tidak untuk hal itu.
Ketika kita memutuskan untuk berbisnis pasti akan ada halangan dan rintangan, tidak mungkin jalanannya akan terus lurus. Halangan dan rintangan itu haruslah dijadikan sebagai motivasi dan pembelajaran selanjutnya, janganlah kita menyerah dengan keterpurukan yang telah dialami. Di kalangan mahasiswa saat ini banyak yang mengambil pekerjaan sambilan sebagai seorang pebisnis online yang menjual produk berupa baju, sepatu, tas dan lain sebagainya. Itu adalah salah satu cara yang menurut saya bagus dan baik guna untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Ketika kita mempunyai bisnis, yang terutama adalah kejujuran dalam berbisnis. Untuk pemasaran bisnis khususnya dikalangan mahasiswa ada banyak macam target yang akan mereka tuju untuk penjualannya. Salah satu produsen yang dituju terlebih ketika kita menjual produk buat wanita adalah teman yang ada dikampus.
Peluang mahasiswa ketika terjun kedalam dunia bisnis cukup besar karena mahasiswa itu aktif dan rata-rata memiliki banyak koneksi dan teman yang merupakan tujuan utama penjualan. Terlebih saat ini karena dunia semakin modern, ada banyak fasilitas yang dapat digunakan untuk pempromosikan bisnis yang kita geluti. Jadi tidak perlu kuatir bahwa kita tidak akan mendapatkan pembeli.
- Mahasiswa dan Jiwa Entrepreneurship
Mahasiswa adalah pemuda atau generasi penerus yang kelak akan memimpin bangsa ini di masa depan. Mahasiswa bukan hanya sekedar pelajar perguruan tinggi yang memiliki kemampuan intelektual atau hardskill, tetapi juga harus memiliki kemampuan softskill yang juga penting bagi kesuksesan seorang mahasiswa setelah meraih gelar sarjana.
Sedangkan entrepreneurship sesungguhnya adalah sifat atau watak seseorang yang memiliki keinginan untuk mewujudkan sebuah ide-ide atau gagasan yang inovatif ke dalam dunia nyata dengan cara yang kreatif. Menekuni bidang entrepreneur dapat mendukung kesejahteraan dan dapat menghasilkan imbalan finansial yang nyata. Kita dapat meihat sekarang banyak pengangguran yang terdapat di Indonesia bahkan jumlahnya cenderung meningkat tiap tahun. Salah satu penyebebnya adalah jumlah penduduk yang sangat banyak, namun tidak diimbangi dengan lapangan pekerjaan yang saat ini masih sangat minim.
Strategi yang bisa dilakukan oleh perguruan tinggi untuk menanamkan, mendorong, dan menyadarkan mahasiswa untuk berwirausaha bisa dimulai dengan melakukan beberapa langkah. Langkah tersebut terklasifikasikan ke dalam strategi internal dan eksternal. Strategi Internal adalah usaha untuk menanamkan, mendorong, dan menyadarkan mahasiswa untuk berwirausaha yang dilakukan oleh perguruan tinggi bagi mahasiswanya. Strategi ini diimplementasikan ke dalam dua poin konkret, yaitu :
Pertama, memasukkan mata kuliah entrepreneurship sebagai mata kuliah wajib di setiap program studi. Materi yang disampaikan terdiri dari 35% teori dan 65% praktek. Persentase seperti itu dengan alasan bahwa melatih seseorang menjadientrepreneur tidak banyak memerlukan teori, tetapi harus divisualisasikan sebagai sarana pelatihan. Hal ini jauh lebih efektif karena pengujian apakah seorang berjiwa entrepreneur atau tidak, bukan dihadapkan dengan menyelesaikan sejumlah pertanyaan uraian.
Kedua, adalah dengan mendirikan lembaga pelatihan dan pembinaan entrepreneurship yang berstatus resmi karena dikeluarkan berdasarkan keputusan rektor. Sesuai dengan namanya, tugas lembaga ini adalah memberikan pelatihan kepada mahasiswa yang tertarik membuka usaha. Supaya efektif, lembaga ini diisi dengan orang-orang yang memiliki kompetensi di tiap jurusan atau fakultas yang ada di perguruan tinggi tersebut. Selain itu, lembaga ini juga berperan sebagi unit konsultasi dalam membina unit-unit usaha mahasiswa yang telah ada. Peran lainnya adalah mencarikan jaringan yang sesuai dengan usaha, seperti jaringan modal dan tokoh.
Strategi Eksternal adalah strategi yang dilakukan oleh pihak di luar kampus dengan tujuan menanamkan, mendorong, dan menyadarkan mahasiswa untuk berwirausaha. Strategi ini diimplementasikan ke dalam tiga poin konkret, yaitu :
Pertama, menyemarakkan acara seminar dan trainingbertemakan wirausaha bagi mahasiswa. Pemerintah melalui Kemenkop dan UKM dapat memfasilitasi terselenggaranya acara tersebut. Untuk menarik minat peserta, sebaiknya acara ini tidak dikenakan biaya. Seusai acara seminar dan training tersebut, pemerintah mendata dan memfasilitasi peserta untuk bisa melanjutkan ke tahap membuka usaha, realisasi dari seminar dan training.
Kedua, dengan menggalakkan lomba bisnis. Penyelenggara kegiatan ini tidak harus dari pemerintah, tetapi dapat juga dari perusahaan atau kampus. Lomba ini meminta pesertanya untuk membuat sebuah rencana bisnis. Kemudian, rencana tersebut direalisasikan denga modal dari panitia. Penentuan pemenang berdasarkan kualitas rencana bisnisnya dan aplikasinya di lapangan. Kegiatan lomba semacam ini penting untuk membiasakan mahasiswa berkompetisi karena dalam dunia usaha sebenarnya, persaingan sangatlah ketat. Lomba pun penting untuk menarik minat mahasiswa yang ingin berusaha, tetapi tidak memiliki modal. Dengan dana dari panitia, peserta lomba mendapatka dua manfaat sekaligus, yaitu
- Pembelajaran usaha, dan
- Perolehan dana untuk modal rencana usahanya.
Ketiga, dengan mengintensifkan penyediaan bantuan modal untuk usaha. Sering kali mahasiswa terbentur pada permasalahan ini ketika mereka ingin membuka usaha. Penyediaan modal ini bisa dilakukan oleh pihak bank yang bekerja sama dengan universitas untuk meminjamkan dana berbungan sangat rendah dan tanpa jaminan. Pilihan bantuan dananya pun bervariasi, disesuaikan dengan jenis usaha dan kemampuan finansial mahasiswa.
Selama ini usaha-usaha yang digalakkan mahasiswa lebih bersifat mandiri. Belum ada sistem yang memfasilitas jiwaentrepreneurship tersebut, padahal potensial ini menyimpan masa depan yang lebih cemerlang. Strategi-strategi tersebut adalah sebagian dari usaha-usaha membudayakan jiwa entrepreneurshipmahasiswa. Kontribusi konkret dari berbagai pihak tentu akan semakin mempercepat terbentuknya mahasiswa-mahasiswa berjiwa pengusaha untuk membangun ekonomi bangsa.
- Perbandingan Antara Model Bisnis Tradisional dan Online/Digital
Bisnis tardisional yang selama ini dimaksud adalah terjadinya transaksi yang langsung bertemunya pembeli dan penjual dan biasanya terjadi di pasar, namun dewasa ini bisnis tradisional sudah mulai dikembangkan menjadi bisnis online/digital yang lebih efektif dan efisien dalam pelaksanaannya.
Banyak mahasiswa perguruan tinggi teknologi dan informasi sekarang yang bukan hanya kuliah saja yang di ajarkan, tetapi bagaimana berbisnis melalui internet, dan mendapat uang dari internet. Ada beberapa universitas sekarang , yang mengajarkan tentang E-commerce atau E-Bussiness.
E-commerce atau e-Bussiness adalah proses jual beli jasa dan barang melalui internet. Selain itu, e-commerce adalah kumpulan teknologi apalikasi dan bisnis yang mampu menghubungkan perusahaan atau perseorangan sebagai konsumen untuk melakukan transaksi elektronik, pertukaran barang, dan pertukaran informasi melalui internet atau televisi, website, atau jaringan komputer lainnya bisa juga disebut bisnis online. sebagai konsumen untuk melakukan transaksi elektronik, pertukaran barang, dan pertukaran informasi melalui internet atau televisi, website, atau jaringan komputer lainnya bisa juga disebut bisnis online. Berikut keuntungan bisnis online
- Internet sebagai jaringan publik yang sangat besar (huge/widespread network), layaknya yang dimiliki suatu jaringan publik elektronik, yaitu murah, cepat dan kemudahan akses.
- Menggunakan electronic data sebagai media penyampaian pesan/data sehingga dapat dilakukan pengiriman dan penerimaan informasi secara mudah dan ringkas, baik dalam bentuk data elektronik analog maupun digital.
Di bisnis tradisional diperlukan uang jutaan dan waktu beberapa lama untuk menyiapkan sebuah toko. Di bisnis tradisional ada karyawan berarti ada gaji bulanan dan mereka perlu istirahat setelah bekerja seharian. Namun hal ini tidak berarti ajakan untuk meninggalkan bisnis tradisional. Sama sekali tidak. Bahkan pemasaran bisnis tradisional secara online via internet dapat menunjang kokohnya strategi pemasaran bisnis tradisional tersebut.
- Global Advertising Berdasarkan Segmen
Pemasaran global adalah pemasaran berkala seluas dunia. Peluang pasar selalu terbuka bagi semua pelaku usaha, tak terkecuali di pasar ekspor. Salah satu hal terpenting, yaitu kreatifitas dan keinginan untuk berinovasi dalam mengembangkan pasar. Pelaku bisnis yang tangguh tentu tak mudah ditenggelamkan oleh setiap perubahan tantangan bisnis meski tantangan yang datang semakin berat. Bagi para pebisnis sejati, kesulitan justru menjadi alat pacu yang mendorong semangat untuk memecahkannya sehingga usaha dapat semakin berkembang dan maju. Karakter semacam itu tampaknya juga melekat pada sederet pengelola perusahaan di Indonesia yang juga terlihat dari kinerja perusahaan yang dikelola yang hasilnya memang super.
Manfaat dari Pasar Global terdiri atas 2 manfaat, yaitu:
- Mengambil manfaat dari peluang untuk pertumbuhan dan ekspansi, dan
- untuk bertahan hidup.
Konsep Pemasaran Global
- Kebutuhan, Keinginan dan Permintaan
Ada perbedaan antara kebutuhan, keinginan dan permintaan. Kebutuhan manusia adalah keadaan dimana manusia merasa tidak memiliki kepuasan dasar atas pencapaian yang ia capai. Kebutuhan tidak diciptakan oleh masyarakat atau pemasar, namun sudah ada dan terukir dalam hayati kondisi manusia. Keinginan adalah hasrat atau kehendak untuk memuaskan diri sendiri akan suatu hal tertentu. Keinginan manusia dibentuk oleh kekuatan dan institusi sosial. Sedangkan Permintaan adalah keinginan akan sesuatu yang didukung dengan kemampuan serta kesediaan membelinya. Keinginan menjadi permintaan bila didukung dengan daya beli. Perbedaan ini bisa menjelaskan bahwa pemasar tidak menciptakan kebutuhan; kebutuhan sudah ada sebelumnya Pemasar mempengaruhi keinginan dan permintaan dengan membuat suatu produk yang cocok, menarik, terjangkau dan mudah didapatkan oleh pelanggan yang dituju.
2.Produk
Produk adalah suatu barang yang dapat ditawarkan untuk memenuhi kebutuhan atau keinginan pelanggan. Pentingnya suatu produk fisik bukan terletak pada kepelikannya tetapi pada jasa yang dapat diberikannya Oleh karena itu dalam membuat produk harus memperhatikan produk fisik dan jasa yang diberikan produk tersebut.
- Nilai, Biaya dan Kepuasan
Nilai, Biaya dan Kepuasan adalah perkiraan pelanggan tentang kemampuan total suatu produk untuk memenuhi kebutuhannya. Setiap produk memiliki kemampuan berbeda untuk memenuhi kebutuhan pelanggan, tetapi pelanggan akan memilih produk mana yang akan memberi kepuasan total paling tinggi. Nilai setiap produk sebenarnya tergantung dari seberapa jauh produk tersebut dapat mendekati produk ideal, dalam ini termasuk harga.
- Pertukaran, Transaksi dan Hubungan
Pertukaran, Transaksi dan Hubungan Kebutuhan dan keinginan manusia serta nilai suatu produk bagi manusia tidak cukup untuk menjelaskan pemasaran. Pemasaran timbul saat sesesorang telah memutuskan untuk memenuhi kebutuhan serta keinginannya dengan pertukaran. Pertukaran adalah salah satu cara untuk mendapatkan suatu produk yang diinginkan dari seseorang dengan cara menawarkan sesuatu sebagai gantinya. Pertukaran merupakan proses dan bukan kejadian sesaat. Masing-masing pihak disebut berada dalam suatu pertukaran bila mereka berunding dan mengarah pada suatu persetujuan. Jika persetujuan tercapai maka disebut transaksi. Transaksi merupakan pertukaran nilai antara dua pihak. Untuk kelancaran dari transaksi, maka hubungan yang baik dan saling percaya antara pelanggan, distributor, penyalur dan pemasok akan membangun suatu ikan ekonomi, teknis clan sosial yang kuat dengan mitranya. Sehingga transaksi tidak perlu dinegosiasikan setiap kali, tetapi sudah menjadi hal yang rutin. Hal ini dapat dicapai dengan menjanjikan serta menyerahkan mutu produk, pelayanan dan harga yang wajar secara kesinambungan.
5.Pasar
Pasar terdiri dari semua pelanggan potensial yang memiliki kebutuhan atau keinginan tertentu serta mau dan mampu turut dalam pertukaran untuk memenuhi kebutuhan atau keinginan itu. Istilah pasar untuk menunjukan pada sejumlah pembeli dan penjual melakukan transaksi pada suatu produk.
- Pemasaran dan Pemasar
Pemasaran adalah keinginan manusia. Dalam hubungannya dengan pasar, pemasaran maksudnya bekerja dengan pasar untuk mewujudkan transaksi yang mungkin terjadi dalam memenuhi kebutuhan dan keinginan manusia. Pemasaran adalah orang yang mencari sumber daya dari orang lain dan mau menawarkan sesuatu yang bernilai untuk itu. Kalau satu pihak lebih aktif mencari pertukaran daripada pihak lain, maka pihak pertama adalah pemasar dan pihak kedua adalah calon pembeli.
Segmentasi Pasar Global
Segmentasi Pasar adalah membagi sebuah pasar ke dalam kelompok-kelompok pembeli yang berbeda yang mungkin menghendaki bauran produk atau pemasar yang terpisah.
- Pemasaran Massal (Mass Marketing): penjual memproduksi, mendistribusi- kan, dan mempromosikan secara massal sebuah produk kepada seluruh pembeli.Pemasar tersebut menciptakan pasar potensial terbesar, biaya paling rendah, harga lebih rendah atau marjin yang lebih tinggi.
- Pemasaran Segmen : Peursahaan menyadari bahwa pembeli berbeda dalam kebutuhan, persepsi, dan perilaku pembelian. Perusahaan mengisolasi segmen yang lebar yang membentuk suatu pasar dan mengadaptasi apa yang ditawarkannya agar lebih mendekati kebutuhan satu atau beberapa segmen.
- Pemasaran Ceruk Berfokus pada subgrup di dalam segmen-segmen diatas. Suatu ceruk adalah suatu grup yang didefinisikan dengan lebih sempit, biasanya diidentifikasi dengan memilah suatu segmen menjadi beberapa subsegmen
- Pemasaran Mikro : Praktik penyesuaian produk dan program pemasar agak cocok dengan citarasa individu atau lokasi tertentu.
- Implementasi E – BUSINESS Yang Tepat Bagi Mahasiswa
Pemahaman tentang E-business ini dapat membantu mahasiswa pascasarjana, peneliti, dan praktisi memahami perkembangan utama e-bisnis, bagaimana mereka akan mengubah bisnis, dan implikasi strategis untuk ditarik.
e-Business adalah kegiatan bisnis yang dilakukan secara otomatis dan semiotomatis dilakukan dengan menggunakan teknologi elektronik.
Tujuan implementasi e-Business adalah untuk mendukung efisiensi dan integritas pengelolaan data Sumber Daya Manusia, Keuangan, Supply Chain Management / Logistic Management dan mengerti mengenai penerapan E-Business di Indonesia, segala keuntungan dan kerugiannya serta bagaimana kita dapat memanfaatkanya. Sehingga usaha bisnis yang kita lakukan bisa lebih berhasil dan lebih sukses dengan memanfaatkan internet yang ada saat ini.
Manfaat implementasi e-Business adalah :
- Meningkatkan kinerja operasional perusahaan,
- Meningkatkan peluang akses ke pasar, pemasok, dan pendanaan yang sangat luas.
E-bisnis melibatkan proses bisnis yang mencakup seluruh rantai nilai: pembelian elektronik dan manajemen rantai suplai, pemrosesan order elektronik, penanganan pelayanan pelanggan, dan bekerja sama dengan mitra bisnis. standar teknis khusus untuk e-bisnis memfasilitasi pertukaran data antara perusahaan. E-bisnis solusi perangkat lunak yang memungkinkan integrasi proses perusahaan intra dan inter bisnis. E-bisnis dapat dilakukan dengan menggunakan Web, Internet, intranet, extranet, atau beberapa kombinasi dari semuanya.
e-Business secara sederhana yang tepat bagi mahasiswa adalah:
- Penggunaan internet untuk berhubungan dengan konsumen, rekan bisnis, dan supplier
- Penggunaan internet menyebabkan proses bisnis menjadi lebih efisien. Dalam penggunaan e-business, perusahaan perlu untuk membuka data pada sistem informasi mereka agar perusahaan dapat berbagi informasi dengan konsumen, rekan bisnis, dan supplier dan dapat bertransaksi secara elektronik dengan mereka memanfaatkan internet.
Namun secara umum Jenis-jenis e-bussines yang tepat bagi mahasiswa antara lain adalah transaksi dan penjualan barang:
- B2B, adalah bisnis yang dilakukan sebuah perusahaan dengan perusahaan lain(antara perusahaan) baik itu perusahaan yang bergerak pada bidang industri yang sama ataupun berbeda dengan menggunakan media Internet. B2B biasa dilakukan untuk menghemat biaya transaksi. Sebagai contoh perusahaan A ingin memesan sejumlah unit komputer pada perusahaan B, maka perusahaan A dapat mengakses situs resmi perusahaan B dan menuliskan pesanannya. Perusahaan B yang mendapatkan pesan pemesanan barang tersebut akan mengirimkan barang yang dimaksud. Pembayaran biasanya dilakukan berdasarkan kesepakatan sebelumnya. Meskipun tentu saja pemesanan barang ini dapat dilakukan dengan mengangkat telepon. Salah satu contoh perusahaan di Indonesia yang menerapkan konsep B2B adalah situs http://www.dagang2000.com milik PT Indosat Adimarga dan http://www.indonesianexport.commilik PT e-Commerce Nusantara.
- B2C, dapat diartikan sebagai jenis perdagangan elektronik dimana ada sebuah perusahaan (business) yang melakukan penjualan langsung barang-barangnya kepada pembeli (consumer). Kesuksesan dari B2C pada dasarnya dikarenakan faktor penawaran barang kualitas tinggi dengan harga murah dan banyak pula dikarenakan pemberian layanan kepada konsumen yang cukup baik Contoh perusahaan kelas dunia yang telah menerapkan B2C adalahhttp://www.Amazon.com dan http://www.WSJ.com
- Business to Administrator, adalah sebuah kegiatan memanagement semua aspek bisnis yang dibangun untuk bisa membangun dan mengembangkan bisnis yang dilakukan sesuai dengan sasaran dan tujuan dari pembagun bisnis yang dilakukan. Sebagian besar perusahaan memiliki sebuah kelompok khusus administrator yang bekerja untuk memastikan hal ini terjadi. Contoh situs yang menggunakan konsep ini adalah http://www.emagister.net
Sumber : https://syahrirsyah.wordpress.com/mahasiswa-sebagai-pahlawan-devisa/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar